Minggu, 02 Maret 2014


#30HariMenulisSuratCinta #PosCinta
Day 30


Setelah tiga puluh hari menjajak dalam pikiran. Akhirnya saya kelelahan sendiri, akhirnya saya menjadi hanya-mengetahui-namamu dari jauh. Padahal sampai hari ini, sebenarnya, kamu seperti sudah membangun taman di dalam hati.

Seperti taman, kamu seolah memiliki kubik-kubik kecil yang berisi bermacam-macam jenis tanaman karaktermu. Berbeda satu kubik dengan kubik lainnya. Kamu tanamkan juga rerumputan yang terhampar luas di taman, menyusun banyak keindahan namun penuh kekosongan. Tamanmu terlalu luas untuk ditempati hanya oleh satu pribadi yang mungkin mengagumimu.

Mungkin kamu sendiri yang menuntun saya bermain di hamparan tamanmu yang luas. Sungguh sangat menyenangkan rasanya, menikmati berbagai aroma bunga dari tubuhmu yang ramping kekurusan, pemandangan yang kamu sajikan dalam senyum dan canda, kata-kata sejukmu yang membasuh lelah, juga langit malam yang kamu antarkan untuk saya di taman. Kalau saja, hal itu bisa terjadi setiap hari, mungkin saya tidak perlu bermimpi lagi.

Bila suatu hari, entah pagi, entah siang, entah senja atau malam, kita bertemu lagi, jangan ragu untuk mengajak saya bicara dan membuat saya tertawa. Bila suatu hari kita bertautan lagi, saya akan membuatkanmu kopi panas di taman milikmu sendiri dan kita nikmati hingga pagi datang, hingga tanpa sadar kita terkejut karena matahari terbit dan fajar menghilang tiba-tiba.



Akhirnya, surat ini saya tutup dari ujung tamanmu. Karena pagi yang sebenarnya sudah datang meski kamu tidak ada. Meski sebenarnya kehadiranmu selalu menjadi kemauan saya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar