Jumat, 06 April 2012

Bukan! Bukan!


Kamu memang pergi meninggalkan saya, tapi cintamu, telah lebih dulu kamu tanggalkan di tempat terdalam dari diri saya. Ia bertahan lalu kami menjadi teman. ”Saya pergi!” katamu. Lantas, kamu saya biarkan. Kelak kamu akan mengerti, diantara kita, siapakah yang sebenarnya paling mencintai.

Kamu mengajarkan saya bagaimana mencintai, dan saya melakukannya. Tapi ketika kamu pergi, kamu lupa, mengajarkan saya, bagaimana caranya melupakan. Dan sampai hari ini kamu tidah bisa tergantikan. Mungkin selamanya kamu akan menjadi satu-satunya pilihan.

Bukan! Bukan saya tidak mampu pergi darimu, saya hanya lupa, bagaimana caranya berdiri setelah saya menjatuhkan diri di pelukanmu. Belantara cinta dan sayangmu.