Saya menerima pesan Blackberry yang begitu memilukan dari Lucky, mantan pacar sejak satu bulan yang lalu. Isinya, Lucky menyesali kami pernah mendatangi Candi Prambanan berdua. Saya bingung, sejak kapan Lucky percaya mitos-mitos yang nggak jelas itu?
“Kamu kenapa waktu itu ngajak aku ke Prambanan? Sekarang aku yang harus menanggung tidak enaknya putus seperti ini sendiri. Coba kalau waktu itu kita gak kesana, saya tiak akan sesakit ini,” pesannya. Saya terhentak ketika membacanya. Mungkin Lucky tidak tahu, bahwa saya juga sakit menjalani ini semua. Saya juga terluka, hanya saya menyembunyikannya ke tempat yang paling dalam dan tidak terlihat. Bagaimana tidak terluka? Saya begitu sangat menyayanginya, lalu dipaksa pergi meninggalkan apa yang sudah saya bentuk sejak lama. Tidak ada lagi sapa selamat pagi, tidak ada lagi pertemuan, tidak ada lagi duduk berdua. Sangat menyakitkan.
Waktu itu, melepaskanmnya memang sebuah pilihan. Sebab ternyata, sayang saja tidak cukup untuk membuat dua orang bisa terus bersama. Sebenarnya saya masih bisa memilih untuk bersama, jika saya mampu. Sayangnya, saya tidak mampu. Lalu, saya dan Lucky sama-sama tidak menyangka. Akhirnya, waktu itu datang juga. Tapi Lucky harus tahu, sesungguhnya, saya tidak pernah membayangkan hal ini sebelumnya. Bahwa sesungguhnya, saya tidak menginginkan ini sebelum-sebelumnya.
“Lucky, saya tahu bagaimana sakitnya. Saya juga tahu bagaimana lukanya. Tetapi, mendengar kamu terluka, hati saya jauh lebih sakit dari sebelumnya.”
Tapi sebelum mala mini, saya pernah terluka oleh ketakutan Lucky sendiri. “Saya selalu ketakutan kamu macem-macem selama saya tidur,” kata Lucky di suatu pagi. Maka dari itu, saya melepaskannya. Saya memintanya pergi yang jauh dan mencari seseorang yang bisa menenangkannya. Lucky melukai dirinya sendiri dengan memikirkan saya. Saya pun melukainya dengan ketakutan-ketakutan yang timbul karena saya masih ada di sampingnya. Ada luka ketika kita bersama. Namun saya yakin, lukanya tidak akan sebesar ketika kita tidak bersama lagi. Sepertinya.
