Minggu, 05 Juni 2011

Selamat Ulang Tahun


Saya hampir tidak percaya, tahun ini, di perayaan hari kelahiranmu, kita berpisah. Kemarin saya sibuk kesana kemari, melihatmu sedang sibuk bermain fiksi dengan teman-teman kamu, saya jadi ikut sibuk mencari jaket, sepatu, tempat minum, topi. Seperti saya yang kamu kenal, saya cari semuanya dengan warna yang senada. Abu-abu, warna kesukaanmu. Tapi entah kenapa, hati sepertinya enggak ingin lagi mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu. Barang-barang yang sudah saya beli sebagai hadiah – seperti empat tahun belakangan ini, sempat ingin saya kirimkan via JNE karena saya masih belum bisa bertemu. Masih terluka karena hari minggu itu. Tetapi saya pikir lagi, bukankah itu malah seperti drama-drama ala kita dulu?

Maaf ya, jika saya membiarkan semuanya seperti ini adanya. Maaf, adanya sedang sekacau ini. Mungkin ini jawaban yang waktu simpan dari beberapa bulan lalu, mengenai maknanya, biarkan satu-satu tersirat hanya untukku. Kamu tidak perlu khawatir, saya mengucapkan doa setiap kali saya berkesempatan untuk meminta. Tapi tidak perlu kamu atau semua orang tahu ketika saya mendoakanmu. Cukup doa ini menjadi desahan suara antara saya dan Tuhan saja.

Oh iya, selamat ulang tahun untuk kamu ya, semoga kamu bahagia dan selalu dalam limpahan kasih sayang-Nya. Semoga semakin matang dan dewasa. Makin mengerti yang dahulu kamu belum mengerti. Selamat ulang tahun!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar